Mencatat Pelunasan Piutang dipotong dengan Hutang atau Sebaliknya

Bagaimana jika pelanggan / customer kita juga sebagai pemasok / vendor, sehingga piutang pelanggan ingin dipotong dari Hutang, berikut langkah2 mencatat transaksinya dalam sistem Easy Accounting System;

Sebelumnya siapkan satu akun dengan tipe Kas/Bank dengan nama misalkan Akun Silang Kas/Bank atau Akun Perantara Kas/Bank. Setelah itu lakukan transaksi berikut ini;

– Input transaksi Penerimaan Penjualan dari menu Jalan Pintas > Penerimaan Penjualan atau dari menu Daftar > Penjualan > Penerimaan Penjualan > klik Baru, pilih pelanggan lalu akun banknya diisi dengan akun bank yang telah dibuat sebagai perantara tadi. Ceklist faktur yang nilai piutangnya akan dipakai untuk melunasi hutang, jika nominalnya berbeda isi di kolom jumlah pembayaran senilai jumlah yang akan dipotong. Setelah itu klik tombol simpan dan keluar.

– Input transaksi Pembayaran Pembelian dari menu Jalan Pintas > Pembayaran Pembelian atau dari menu Daftar > Pembelian > Pembayaran Pembelian > klik Baru, pilih pemasok lalu akun banknya diisi dengan akun perantara yang dipakai saat input penerimaan penjualan, ceklist faktur yang nilai hutangnya akan dipotong, jika nominalnya berbeda isi di kolom jumlah pembayaran senilai jumlah yang akan dipotong. Setelah itu klik tombol simpan dan keluar.

Dari pencatatan kedua transaksi diatas maka nilai di akun perantara yang dipakai saldonya akan nol.

Jika nilai piutang lebih besar, silahkan input kembali transaksi penerimaan penjualan senilai sisanya ataupun sebaliknya.

Metode lainnya menggunakan akun perantara tipe aktiva lancar lainnya, saat input penerimaan penjualan setelah ceklist fakturnya klik kanan di baris invoicenya lalu pilih Info Diskon, isi kolom Nilai Diskon sejumlah piutang yang mau dipotong, lalu untuk Akun Diskon diisi dengan akun perantara yang tipenya aktiva lancar lainnya tadi.

Begitu pun saat input pembayaran pembelian, kolom akun diskonnya disamakan dengan akun yang dipakai saat input penerimaan penjualan.