Posts

Input Uang Muka Pembelian via Jurnal Umum

Dalam sistem easy accounting penginputan Uang Muka Pembelian bisa dilakukan dengan dua cara, via fitur uang muka atau jurnal umum. Jika tidak membutuhkan invoice uang muka maka bisa diinput melalui jurnal umum.

Buat jurnal di menu Buku Besar > Jurnal Umum klik baru atau dari menu Jalan Pintas > Jurnal Umum, namun sebelumnya pastikan akun Uang Muka Pembelian dengan tipe akun Piutang Usaha sudah ada.

Uang Muka Pembelian (Debit)  xxx
Kas/Bank (Kredit) xxx

Saat memilih akun Uang Muka Pembelian otomatis akan muncul pop up buku besar pembantu hutang, oleh sebab itu pilih pemasok yang bersangkutan agar menglink ke data pemasoknya.

Langkah selanjutnya, untuk mengurangi saldo hutang pemasoknya, saat melakukan pembayaran pembelian silahkan klik kanan diskon info di nilai faktur yang akan dibayar , isi nilainya sesuai dengan nominal uang mukanya. Agar hutang pemasok tersebut berkurang senilai uang muka pembelian yang dibayarkan dan saldo akun uang muka pembeliannya menjadi nol.

Membuat Laporan Penjualan per Penjual / Salesman

Membuat Laporan Penjualan per Penjual / Salesman

 

Berikut cara memodifikasi laporan penjualan per Penjual / Salesman;

 

LaporanPenjualanperSales-1

 
Laporan > Semua Laporan > Laporan Penjualan > Penjualan per Pelanggan Rincian lalu klik modifikasi ke tab Columns double klik folder penjual lalu ambil variable Nama Depan setelah itu kembali ke bagian Filters & Parameters > Selected Columns lalu ceklist informasi apa saja yang ingin ditampilkan.

Klik modifikasi kembali > ke tab Group > add Group Nama Depan Penjual posisi kolom Nama Depan Penjual dipindah ke paling atas menggunakan tanda panah hijau yang ada di samping kanan, kolom lain yg kolom show header dan footer masih tercentang unceklist. Lalu sorot kolom Nama Depan Penjual, dibagian Show header Nama Penjual diceklist dan untuk Show Footer di bagian kolom Jumlah, Nilai HPP dan Laba Kotor diceklist jika dibutuhkan. setelah itu ok-kan, maka tampilannya akan seperti ini.

Laporan-Penjualan-per-Pelanggan

Membuat Penyesuaian Barang saat Stock Opname Gudang

Membuat Penyesuaian Barang saat Stock Opname Gudang

Biasanya setiap akhir bulan perusahaan yang bergerak dalam bidang jual beli barang melakukan stock opname barang, berikut cara membuat penyesuaian barang antara stock yang di program ingin disamakan dengan stock fisiknya;

Mengurangi Stock yaitu stock di program lebih besar daripada stock fisik manualnya;

  • Buka menu Jalan Pintas > Persediaan > Penyesuaian Barang atau ke Menu Persediaan > Penyesuaian Barang > Klik Baru.
  • Isi No. Penyesuaian sesuai penomoran dari Perusahaan dan tanggal penyesuaian isi dengan pertanggal penyesuaian yang diinginkan.
  • Akun Penyesuaian isi dengan akun lawan dari akun Persediaan atas barang yang akan disesuaikan, misalkan ke akun Biaya atau HPP.
  • Lalu pilih barang yang ingin disesuaikan, maka kolom Qty Saat Ini otomatis akan muncul qty per tanggal penyesuaian yang dipilih, lalu isikan Qty Baru dengan jumlah stock yang sebenarnya. Setelah itu klik tombol simpan dan keluar.

Note : Untuk yang Multi Gudang, jika yang ingin dikurangi adalah salah satu Gudang tertentu, maka semua Qty di gudang jadikan satu terlebih dahulu dengan modul pindah barang. Jika semua qty sudah menjadi satu gudang baru buat penyesuaian barang/inventory adjustmentnya sesuai petunjuk di atas. Selesai disesuaikan, buat pindah barang kembali untuk mengembalikan qty per masing2 gudang.

Menambah stock yaitu stock di program lebih kecil daripada stock fisik manualnya;

  • Buka menu Jalan Pintas > Persediaan > Penyesuaian Barang atau ke Menu Persediaan > Penyesuaian Barang > Klik Baru.
  • Isi No. Penyesuaian sesuai penomoran dari Perusahaan dan tanggal penyesuaian isi dengan pertanggal penyesuaian yang diinginkan.
  • Akun Penyesuaian isi dengan akun lawan dari akun Persediaan atas barang yang akan disesuaikan, misalkan ke akun Biaya atau HPP.
  • Centang nilai penyesuaiannya
  • Lalu pilih barang yang ingin disesuaikan, maka kolom Qty Saat Ini dan Nilai Saat Ini otomatis akan muncul qty dan nilai barang per tanggal penyesuaian yang dipilih, lalu isikan Qty Baru dengan jumlah stock yang sebenarnya. Untuk kolom Nilai Baru, isikan nilai biaya barang (HPP) dari Qty baru dikalikan biaya per barangnya. Setelah itu klik tombol simpan dan keluar.

Note : Untuk yang Multi Gudang, jika yang ingin ditambah adalah salah satu Gudang tertentu, maka semua Qty di gudang jadikan satu terlebih dahulu dengan modul pindah barang. Jika semua qty sudah menjadi satu gudang baru buat penyesuaian barang/inventory adjustmentnya sesuai petunjuk di atas. Selesai disesuaikan, buat pindah barang kembali untuk mengembalikan qty per masing2 gudang

 

Untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi :

Saifullah

Easy Accounting Store Ambassador

Mall Ambassador lt.1 No 40.

Jln Prof Dr. Satrio

Hunting : 021-57939608-09

Wa : 0838-9736-3040

Marketing@easyambassador.com

 

Sambungan ke server database terputus

Sambungan ke server database terputus

Bagaimana jika saat membuka database easy muncul notifikasi “Sambungan ke server database terputus. Silahkan periksa server database” . Hal tersebut bisa disebabkan oleh;

– Firebird tidak running
– Jaringan client ke server terputus

Jika notifikasi tersebut hanya muncul di salah satu komputer, tes terlebih dahulu di komputer tersebut dengan cara membuka database contoh. Jika berhasil masuk ke dalam database contoh, cek koneksi jaringan dari komputer client ke server. Cara mengeceknya dengan kita ping ke komputer Server dari komputer Client tersebut ke Start Windows > Run, ketikkan cmd lalu enter, ditampilan cPrompt ketikan ping ipaddress server -t, contohnya ping 192.168.101.11 -t lalu enter, pastikan konfirmasinya adalah Reply. Jika konfirmasi yang keluar Request Time Out silahkan cek kembali koneksi jaringan komputer client tersebut, misal mengencangkan kembali kabel LAN yang terhubung ke PC atau ke HUB ada yang longgar, bisa dicabut lalu colok kembali. Jika ping sudah Reply namun masih tidak bisa membuka database dari client, cek apakah windows firewallnya sudah off. Klik Start Windows > Control Panel > Windows Firewall, pastikan di pilihan Home or work (private) network location settings dipilih yg turn off.

Jika jaringan tidak ada masalah dan windows firewall jg sudah off namun masih belum bisa membuka database, restart firebird easy di komputer server. Cek ke computer server (tempat penyimpanan database) klik Start Windows > Control Panel > Administrative Tools > Services, cari Firebird Easy lalu klik kanan pilih restart. Setelah itu buka kembali database.

Jaringan (Network Client ke Server)
Setelah memastikan Firebird Easy Running di komputer Server tapi saat membuka data masih muncul pesan “Sambungan ke server database terputus”, hal yang perlu diketahui adalah notifikasi tersebut Muncul di komputer mana? Berikutbeberapa kemungkinan dan cara pengecekannya:

  • Server bisa membuka data, namun semua Client yang akan mengakses data ke komputer Server dengan cara Remote tidak bisa.

Pastikan saat buka database secara Remote dari komputer Client untuk Nama Server atau Alamat IP sudah kita isi dengan IPAddress komputer Server yang benar, dan Auto Refresh dipilih Off. Cara memastikan IPAdress komputer server sudah benar, cek ke komputer tempat penyimpanan data (server) lakukan IPConfig dari menu Start Wndows > Run, lalu ketikkan cmd kemudian enter, ditampilan CPrompt ketikkan ipconfig lalu enter, akan diinformasikan berapa nomor IPAddress komputer server, jika Ipnya berbeda dengan yang tadi dipakai silahkan dicoba lagi buka database dengan IPAddress server yang benar. Jika IP server sering berubah kolom Remote bisa isi dengan Nama Server, cara mengetahui namanya klik kanan My Computer di komputer server lalu properties nanti akan diinfokan Computer Name. Computer Name ini yang dipakai sebagai pengganti IP Server.

Jika sudah mengettikan IPAddress dan letak database yang benar namun masih muncul notifikasi yang sama, di komputer Server kita ke Start Windows > Control Panel > Windows Firewall, pastikan disana kita pilih OFF, lalu coba buka data kembali.

  • Server dan beberapa Client bisa buka, tapi hanya Client tertentu saja tidak bisa buka.

Jika hanya client tertentu saja yang tidak bisa akses database ke server dengan notifikasi “Sambungan ke server database terputus”, pastikan saat akses database untuk pengetikkan IPAddress Server dan direktori database sudah sama seperti komputer client yang lainnya. Untuk mengetahui IPAddress server dan direktori yang sudah dibuka komputer Client yang lainnya, kita bisa melihat tampilan komputer Client yang lain yang bisa akses data, dibagian paling bawah sejajar dengan user terdapat informasi IP berapa berikut direktori letak database di server.

Selain itu pastikan koneksi jaringan ke server untuk client yang tidak bisa akses, tak bermasalah, cara ceknya yaitu dengan kita ping ke komputer Server dari komputer Client tersebut ke Start Windows > Run, ketikkan cmd lalu enter, ditampilan cPrompt ketikan ping ipaddress server -t, contohnya ping 192.168.101.11 -t lalu enter, pastikan konfirmasinya adalah Reply. Jika konfirmasi yang keluar Request Time Out silahkan cek kembali koneksi jaringan komputer client tersebut , misal mengencangkan kabel LAN yang terhubung ke PC atau ke HUB ada yang longgar, bisa dicabut lalu colok kembali. Jika ping sudah Reply namun masih tidak bisa membuka database dari client, cek apakah windows firewallnya sudah off. Klik Start Windows > Control Panel > Windows Firewall, pastikan di pilihan Home or work (private) network location settings dipilih yg turn off.

Jika ping sudah Reply seharusnya waktu buka data dengan IP dan alamat data di server yang benar sudah bisa buka data.

  • Server (tempat penyimpanan database) sendiri tidak bisa akses database dan semua komputer Client juga jadi tidak bisa akses.

Restart Firebird Easy, klik Start Windows > Control Panel > Administrative Tools > Services, cari Firebird Easy lalu klik kanan pilih restart. Jika masih muncul notifikasi sambungan ke server terputus. Pastikan windows firewallnya sudah off. Klik Start Windows > Control Panel > Windows Firewall, pastikan di pilihan Home or work (private) network location settings dipilih yg turn off.

 

Mall Ambassador Lt. 1 No. 40
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 8 Kuningan, Jakarta Selatan
Telp : 021-57939608/09
Hp : 0838 97363040

Email :
Marketing@easyambassador.com

 

Bagaimana Mengontrol “Kebocoran” Stock Di Gudang?

Bagaimana Mengontrol “Kebocoran” Stock Di Gudang?

Dalam aktivitas sebuah usaha, laporan persediaan memiliki peran yang sangat penting bagi perusahaan untuk mengambil keputusan. Selain itu stok atau persediaan juga merupakan salah satu unsur yang sangat aktif dalam kegiatan perusahaan yang secara kontinyu diperoleh, diproduksi, dan dijual. Kesalahan dalam pencatatan stock akan mengakibatkan kesalahan dalam menentukan perolehan besarnya laba perusahaan. Selain itu periode penyimpanan stok yang ada digudang juga akan mempengaruhi biaya yang memungkinkan terjadinya kerusakan sehingga menimbulkan kerugian.

stock

Mengelola stock barang dalam gudang dan memperlakukannya dengan baik dapat dilakukan dengan mudah, asal Anda tahu bagaimana mengelolanya dengan benar. Pada dasarnya beberapa aktivitas dalam gudang terdiri dari:

  • Administrasi, yaitu proses pencatatan penerimaan dan pengeluaran barang secara akuntansi, mengendalikan dokuman, otorisasi, hingga pelaporan stok barang.
  • Penerimaan barang, merupakan prosedur bagaimana barang dagangan masuk ke gudang karena adanya proses pembelian barang dagangan.
  • Penyimpanan barang, merupakan sistem pengelolaan dan pengendalian agar barang tetap dalam kondisi baik.
  • Pengeluaran barang, yaitu sistem pengiriman dan keluarnya stok barang dari gudang karena adanya penjualan.

Jika usaha Anda masih dalam skala kecil atau menengah, pengawasan stok dapat Anda lakukan sendiri. Namun jika usaha Anda semakin berkembang dan stok semakin meningkat, maka Anda membutuhkan karyawan yang memiliki integritas tinggi untuk dapat mengelola stok di gudang. Hal ini karena kesalahan dalam mengelola stok akan menyebabkan kerugian besar, terlebih jika stok merupakan bahan yang bernilai tinggi.

Agar terhindar dari kebocoran stok di gudang, berikut beberapa langkah penting yang bisa dilakukan:

  1. Mengetahui dan mengenal dengan baik jenis barang yang disimpan beserta cara penanganannya.
  2. Menerapkan sistem administrasi dan dokumentasi yang dapat memantau arus keluar-masuk stok barang.
  3. Menentukan cara dan prosedur penyimpanan ketika barang harus berada di gudang sebelum dikirim.
  4. Melakukan random cek secara berkala jika stok yang disimpan dalam beberapa jenis barang.

Pada dasarnya kegiatan mengelola stok di gudang ini nampak monoton. Namun bagaimanapun, pengelolaan gudang wajib diterapkan oleh perusahaan yang mengharuskan adanya stok barang. Agar dapat menjaga kondisi stok barang dan mengendalian perputarannya, maka dibutuhkan sistem yang tepat dan sesuai dengan jenis usaha. Sistem akuntansi juga harus diterapkan untuk mencegah terjadinya kebocoran stok di gudang. Penggunaan software akuntansi dalam hal pengelolaan stok akan banyak membantu dan meminimalkan kesalahan. Software akuntansi yang mampu mengakomodir kebutuhan tersebut adalah Easy Accounting System, yang mudah digunakan sehingga mengelola stok di gudang dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.

Demikianlah artikel ini dibuat semoga bermanfaat.

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Novi Yanirahmawati

Telepon : 021 29666758/59
SMS / WA : 0838-771-771-19
Email : marketing@easyaccountingstore.com

4 Acuan Utama dalam Manajemen Bisnis

4 Acuan Utama dalam Manajemen Bisnis

Manajemen Bisnis – Pengertian dari manajemen bisnis adalah segala cara pengaturan untuk menyeluruh untuk menjalankan usaha bisnis secara profesional serta dapat menghasilkan tujuan yang diimpikan.

Manajamen bisnis ini sangat diperlukan untuk mencapai tujuan usaha/bisnis yang telah diimpikan dan ditetapkan oleh perusahaan.

Manajemen ini dilakukan agar bisnis tidak berantakan, sembarangan, teratur, memenuhi target, serta untuk antisipasi resiko yang ada. Ingat, salah satu fungsi utama manajemen adalah untuk mengatur sesuatu yang belum teratur.

Pada awal membangun bisnis, kita harus menetapkan langkah-langkah apa yang akan dijalankan dengan profesional. Mengapa harus profesional? Ya supaya memperbesar peluang tujuan yang ingin dicapai itu bisa terwujud. Langkah-langkah tersebut ditulis dalam bentuk perencanaan bisnis atau business plan.

Dengan perencanaan bisnis yang bagus, maka otomatis manajemen perusahaanpun semakin baik dan efektif. Efeknya apa? Income perusahaan meningkat. Hal ini berlaku baik di usaha menengah ataupun level corporate.
Adapun patokan pokok dari manajemen bisnis, yaitu:

1. Manajemen Produksi

Manajemen produksi ialah perencanaan yang berhubungan dengan ketersediaan bahan baku atau produk jadi yang siap untuk dijual. Hal ini menyangkut proses produksi hingga menghasilkan produk yang diminati pelanggan.

2. Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran adalah cabang manajemen yang khusus untuk meningkatkan penjualan perusahaan. Mengapa hal ini penting?

Dalam sebuah bisnis dan usaha, pendapatan itu menjadi acuan utama apakah perusahaan itu sehat apa tidak. Jika tidak ada pemasukan yang berarti bagaimana perusahaan bisa bertahan dan berkembang?

Karena itulah, manajemen pemasaran itu sangat penting untuk sebuah perusahaan. Didalam manajemen pemasaran itu ada strategi pemasaran, riset kompetitor, evaluasi pasar, dll. Semuanya itu bisa diolah secara efektif dengan menggunakan manajemen bisnis yang tepat.

3. Manajemen Distribusi

Hal ini merupakan peran pendukung bagi manajemen pemasaran, mengapa demikian? Dikutip dari Pemasaran bisa berjalan dengan lancar, bila distribusinya tidak ada masalah, begitu juga sebaliknya jika distribusi macet maka marketingnya juga terganggu.

Nah dengan begitu penyaluran suatu produk terhadap pelanggan itu tergantung dengan pola distribusi yang telah dibuat oleh perusahaan.

4. Manajemen Finansial

Ini menyangkut dengan keterbukaan serta pengelolaan dari perputaran uang perusahaan. Dalam tahap ini, manajemen finansial itu sangat penting. Karena bagian keuangan ini juga memegang peranan untuk memajukan perusahaan setingkat dengan bagian pemasaran.

Manajemen pemasaran berfungsi untuk mendapatkan uang, sedangkan manajemen finansial berfungsi untuk mengatur uang yang masuk dan keluar perusahaan.

Dengan adanya manajemen keuangan yang baik, maka perusahaan dapat mengatur dan mendistribusikan uang perusahaan dengan efektif dan tepat. Tidak tumpang tindih, sehingga pemasukan naik serta pengeluaran dapat dimanage dengan baik.

Hal ini sering dilupakan oleh perusahaan amatir, mereka tidak terlalu memperhatikan arus kas mereka. Mereka hanya fokus pada pemasukan saja, padahal menghitung pemasukan dan pengeluaran serta menganalisisnya itu sangat penting guna menciptakan keadaan keuangan perusahaan yang sehat.

Karena itulah, jika Anda ingin memiliki perusahaan yang maju, tidak usah besar-besar maka jangan pernah lupa untuk memanajemen keuangan Anda. Karena inti dari manajemen bisnis adalah bisa mengatur keuangan dengan tepat, kemudian mengatur strategi marketing yang sesuai dengan tipe perusahaan.

Download Software Akuntansi Gratis Disini

EASY ACCOUNTING STORE
Mall Ambassador Lt. 1 No. 40
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 8 Kuningan, Jakarta Selatan
Telp : 021-57939608 | 021-57939609
Mobile : 0838 7485 7532
Email : Marketing@easyambassador.com

Penyebab Ekonomi Jakarta Maju

Ekonomi Jakarta – Jakarta adalah ibukota Indonesia, yang mana Jakarta termasuk kota paling padat di dunia. Seperti yang kita tahu, Jakarta adalah kota paling metropolitan di Indonesia. Tidak heran Jakarta dijadikan tempat untuk perantauan orang-orang desa.

Mengapa Perekonomian Jakarta Lebih Maju?

Pertanyaan itu mungkin sempat terlintas di benak kita, mengapa ekonomi jakarta begitu maju? Dan kenapa daerah-daerah lain tertinggal?

Pertama adalah karena Jakarta itu ibukota Indonesia, logikanya kalau itu ibukota pasti mendapatkan perlakuan khusus oleh pemerintahan pusat. Karena dapat dikatakan bahwa ibukota itu sebagai icon suatu negara di kancah Internasional.

Pembangunan infrastruktur yang sangat cepat dan maju, seperti fasilitas publik, jalan-jalan yang besar, apartmen, dll. Membuat Jakarta lebih maju, karena bisa dikatakan jantungnya bisnis di Indonesia ya di Jakarta.
Banyak orang menyebutkan bahwa lebih dari separoh perputaran uang di Indonesai terjadi di Jakarta. Mungkin ada benarnya juga, karena Jakarta ini sangat padat, baik penduduknya maupun bangunannya.

Dengan kepadatan inilah roda perputaran uang di Jakarta menjadi sangat cepat. Uang berasa murah sekali, tak heran tiap tahun para buruh menuntut penaikan upah.

Selain itu juga yang menjadi penyebab ekonomi Jakarta maju karena semuanya terpusat di Jakarta. Baik kantor pemerintahan pusat, pusat-pusat perusahaan, semuanya mayoritas terpusat di Jakarta. Tidak heran memang semua kegiatan ekonomi terpusat memutar di Jakarta.

Banyak orang menyebutkan bahwa kalau pengen cepet kaya dan menjalin relasi bisnis memang Jakarta adalah tempat paling cocok. Tetapi, di Jakarta juga terjadi ketimpangan yang luar biasa jauh antara yang miskin dengan yang kaya.

Banyak rumah-rumah kumuh di bantaran kali, padahal disampingnya berdiri megah gedung apartemen. Perkembangan laju ekonomi yang cepat ini juga menimbulkan problematika sendiri. Disamping Jakarta mayoritas didominasi orang-orang urban alias tidak asli Jakarta membuat Jakarta makin sesak oleh hiruk pikuk.

Kemacetan, banjir, sampah, adalah problematika Jakarta. Hal ini diperparah oleh ulah-ulah masyarakatnya yang kurang bersahabat. Meskipun hidup di ibukota, tingkat pendidikan mereka juga tidak lebih tinggi dari daerah-daerah lain.

Mayoritas dari mereka masih suka membuang sampah di sungai, jika orang kaya maka membuang limbah pabrik seenaknya. Hal inilah yang memperparah Jakarta. Tetapi, kita harapkan saja pemimpin Jakarta selanjutnya bisa membawa Jakarta menjadi lebih baik.

Download Software akuntansi Gratis Disini

EASY ACCOUNTING STORE
Mall Ambassador Lt. 1 No. 40
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 8 Kuningan, Jakarta Selatan
Telp : 021-57939608 | 021-57939609
Mobile : 0838 7485 7532
Email : Marketing@easyambassador.com

Fungsi Manajemen

 

Fungsi Manajemen

Setiap perusahaan memiliki tujuan yang telah ditetapkan, karena tujuan ini akan memberikan arahan atau pedoman bagi kegiatan yang dilakukan dan digunakan untuk mengukur efektivitas kegiatannya. Untuk mencapai tujuan tersebut, perusahaan harus mengelola dengan baik beberapa faktor produksi yaitu antara lain, tenaga kerja, bahan baku, mesin, metode dan modal. Dari keenam faktor produksi tersebut harus dikembangkan semaksimal mungkin oleh perusahaan dengan menggunakan Fungsi Manajemen. Dapat diketahui bahwa manajemen adalah suatu proses yang meliputi kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian yang dilakukan untuk mencapai sasaran perusahaan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber daya lainnya. Adanya aktivitas manajemen yang sering dijumpai merupakan proses untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan sebelumnya.

fungsi management

Fungsi Manajemen

  1. Perencanaan

Fungsi perencanaan merupakan fungsi terpenting dalam Fungsi Manajemen. Perencaanan diperlukan untuk membawa perusahaan dalam mencapai tujuan pada masa yang akan datang. Perencanaan yang baik dapat memberikan beberapa keuntungan yaitu mengantisipasi dan menghindari masalah di masa datang, mengembangkan rangkaian langkah taktik dan strategik serta mengidentifikasi peluang di masa depan.

Bentuk- bentuk perencanaan dalam Fungsi Manajemen berikut :

  1. Tujuan merupakan suatu sasaran kegiatan yang dapat dicapai dalam jangka waktu tertentu.
  2. Kebijakan merupakan suatu pernyataan yang digunakan untuk mengambil keputusan terhadap tindakan-tindakan yang dijalani dalam mencapai tujuan.
  3. Strategi merupakan program yang dibuat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan menetapkan alokasi sumber daya yang diperlukan.
  4. Prosedur merupakan serangkaian tindakan yang akan dijalankan untuk mempermudah pelaksanaa kegiatan perusahaan.
  5. Aturan merupakan bagian dari prosedur berupa tindakan yang spesifik.
  6. Program merupakan kombinasi dari kebijakan, prosedur, aturan dan pemberian tugas disertai anggaran.

Dalam pelaksanaannya, terdapat dua jenis perencanaan yaitu antara lain :

  1. Perencanaan strategis adalah suatu proses untuk menganalisis mengambil keputusan yang meliputi misi, sasaran, strategi dan alokasi sumber daya.
  2. Perencanaan taktis adalah langkah-langkah untuk mencapai tujuan perencanaan strategis dalam jangka pendek yang berkenaan dengan apa yang harus dilakukan, siapa yang melakukan dan bagaimana melakukannya. Selain itu, mencakup kegiatan membuat anggaran tahunan, memilih prosedur yang spesifik bertujuan mengimplementasikan strategi perusahaan dan menetapkan serangkaian tindakan yang diperlukan guna meningkatkan kinerja operasional perusahaan.Pengorganisasian

Dalam Fungsi Manajemen, pengorganisasian dapat diartikan sebagai suatu proses penciptaan antara berbagai fungsi, personalia dan faktor fisik agar pekerjaan yang dilakukan dapat terarah dan bermanfaat dalam suatu tujuan. Pengorganisasian mencakup beberapa kegiatan, antara lain :

  1. Mengelompokkan pekerjaan
  2. Membagi pekerjaan
  3. Mengembangkan mekanisme koordinasi
  4. Mendelegasikan wewenang

Pengorganisasian yang baik dapat memberikan beberapa keuntungan yaitu setiap anggota organisasi dapat mengetahui dengan jelas kewajiban, tugas dan tanggung jawab. Menjalin hubungan yang baik antar anggota organisasi maupun antar organisasi sehingga akan mempermudah dalam mencapai tujuan organisasi.

 

2. Pengarahan

Tujuan manajer adalah menyelaraskan tujuan perusahaan dengan tujuan individu agar tidak terjadi permasalahan dalam organisasi. Untuk itulah diperlukan pengarahan dalam Fungsi Manajemen, agar semua anggota organisasi dapat melakukan kegiatan yang ditentukan ke arah tujuan yang telah dicapai. Dengan demikian, kegiatan pengarahan menyangkut masalah motivasi, masalah kepemimpinan dan masalah pengembangan komunikasi.

 

3. Motivasi

Dalam memberikan motivasi, manajer harus mempengaruhi sikap bawahan agar bersedia menjalankan tugas-tugasnya selaras dengan tujuan organisasi. Faktor-faktor terpenting dalam mempengaruhi motivasi adalah tujuan dan persepsi individu/kelompok, kebutuhan pribadi dan cara dalam mewujudkan kebutuhan, tujuan dan persepsi. Selain itu, ada dua jenis motivasi yaitu motivasi positif (mempengaruhi orang lain dengan memberikan tambahan tingkat kepuasan) dan motivasi negatif (mempengaruhi orang lain dengan memberikan ancaman atau mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu dengan terpaksa).

 

4. Kepemimpinan

Pengarahan dalam hal kepemimpinan lebih terarah pada proses yang dapat memberikan motivasi untuk bekerja pada tujuan yang akan dicapai. Seorang pemimpin dapat mengarahkan dan mempengaruhi bawahan agar bersedia melaksanakan tugas-tugasnya dengan baik. Keberhasilan seorang pemimpin dalam melaksanakan tugasnya lebih banyak ditentukan oleh keahlian dalam menggerakkan orang lain agar bekerja dengan baik yaitu keterampilan manajerial daripada keterampilan teknis.

  • Komunikasi

Ini merupakan kegiatan timbal balik dalam memberi ide dan keterangan yang sangat diperlukan dalam setiap usaha kerja sama manusia untuk mencapai tujuan. Komunikasi memiliki fungsi sebagai sarana penyaluran masukan sosial, sarana untuk menjalankan aktivitas yang terorganisir dan sarana untuk mempengaruhi perubahan serta sarana untuk mencapai tujuan. Dalam pelaksanaan kegiatan operasional, terdapat tiga macam komunikasi yaitu komunikasi ke bawah, komunikasi ke atas, dan komunikasi horizontal.

  • Pengendalian

Fungsi Manajemen yang terakhir adalah fungsi pengendalian, merupakan kegiatan/aktivitas untuk menemukan, mengoreksi adanya penyimpangan terhadap hasil yang dicapai kemudian membandingkan dengan rencana kerja yang telah ditetapkan sebelumnya. Proses pengendalian melakukan pencatatan pada setiap perkembangan ke arah tujuan pokok perusahaan, sasaran dan prosedur pencapaiannya. Adapun langkah-langkah dalam proses pengendalian, yaitu sebagai berikut:

  1. Menetapkan standar dan metode, dalam langkah ini dilakukan untuk mengukur prestasi.
  2. Mengukur prestasi kerja, pelaksanaan dalam langkah ini adalah proses kesinambungan dan berulang-ulang serta frekuensi tergantung pada jenis aktivitasnya.
  3. Menentukan apakah prestasi kerja memenuhi standar, langkah ini merupakan tindak lanjut dengan membandingkan langkah pertama dan kedua.
  4. Mengambil tindakan koreksi, langkah ini diperlukan apabila terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan organisasi.

demikian penjelasan tentang Etika Profesi Akuntansi semoga informasi ini dapat bermanfaat.

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Halimahtun Sa’diyah

No. Telp           : 021-58908469

SMS/WA         :083877673377

Pin                   :D25BA557

Email              : marketing@easyaccountingsystem.co.id

Top 10 Do and Don’ts For Your Business Bookeeping Practices

Top 10 Do and Don’ts For Your Business Bookeeping Practices

You’ve decided to take the plunge and open your own business or buy an existing one. You are an expert in the field that you are undertaking – whether it’s opening a floral design, wedding planning, automobile repair, or a sandwich shop; but are you an expert in bookkeeping and accounting? Do you even want to be?

As an entrepreneur, you should focus your energies and efforts on doing what you do best and leave the bookkeeping and accounting to a professional. The caveat there, though, is the professional that you hire to keep track of your bottom line needs to keep you in the loop when it comes to the health of your business. Here are the top ten do’s and don’ts when it comes to your business’s financial health.

TOP TEN DO’S

  1. Even if you hire a professional to do your books, you should have a basic understanding of bookkeeping. If only to keep costs down you should know how to track your monthly income and expenses.
  2. Before you open the doors on your business, consult with an accountant that is familiar with your industry before you start.

    sistem-akuntansi

    Business

  3. Determine what accounting software program works best for your business; there are many software program choices on the market.
  4. In the beginning, you may want to do your own weekly bookkeeping to help keep costs down and so you have an understanding of where your money is going.
  5. Depending on the type of business you own, determine whether you need to track inventory and implement internal controls to safeguard against potential loss of property.
  6. Take the time to reconcile your bank account on a monthly basis.
  7. Maintain a cash flow spread sheet and update it at least weekly, using the bookkeeping software you’ve chosen.
  8. Outsource your payroll and payroll reporting to a payroll service provider; they have the skills to keep up with the myriad state and federal reporting that is inherent with payroll.
  9. Put together a financial statement (budget) at least once a month.
  10. Set up separate business bank accounts and keep your business records apart from your personal records.

TOP TEN DON’TS

  1. Make certain you have “vetted” the individual you may delegate check-signing authority to.
  2. Never commingle personal and business assets – that includes cash.
  3. Money withheld for sales taxes, mortgage payments, sales taxes, etc. should not be used for other purposes.
  4. Hand off cash flow projections to someone else. You need to know the liquidity of your business.
  5. Be overly conservative in expense projections and conversely don’t be overly optimistic in your sales projections.
  6. Rely on a handshake or verbal agreement when it comes to making purchases for your business.
  7. Sit down and write checks for invoices without matching it to a purchase order.
  8. Wait until you’ve painted yourself into a financial corner before contacting a lawyer or accountant.
  9. Put off establishing a relationship with a banker until you need financing.
  10. Overlook seeking advice from your accountant and lawyer on important financial matters.

While your accounting needs are more complex than what’s covered here, this is a quick checklist of things to keep in mind when you’re jumping into your new business endeavor. As always, if you have questions about bookkeeping and accounting, we are here to help.

About Author:

Rachma
Admin Marketing

Hasil gambar untuk easy accounting system
PT. GLOBAL INFORMASI FORTUNA TEKNOTAMA
Mall Ambassador Lt. 1 No 40
Jl Prof. DR. Satrio Kav 8 Kuningan
Jakarta Selatan
Tlp. Support   : (021) 58908467/68  Tlp. Marketing : (021) 579 396 08
www.easyambassador.com

ETIKA PROFESI AKUNTANSI

Etika Profesi Akuntansi

Definisi Profesional

Profesi adalah kegiatan atau pekerjaan yang selalu berhubungan dengan sumpah dan janji yang bersifat religius.Profesional berarti suatu sifat yang di miliki seseorang secara teknis dan operasional yang di tetapkan dalam batas-batas etika profesi. Suatu pekerjaan dianggap profesi apabila memiliki ciri-ciri berikut : memiliki keterampilan (skill) , kode etik, taggung jawab dan integritas , pengabdian pada publik , serta memiliki organisasi profesi.

TENTANG ETIKA PROFESI AKUNTANSI

 

Definisi Teknisi Akuntansi dan Teknisi Akuntansi yang Profesional

Teknisi Akuntansi adalah teknisi yang memiliki kompetensi untuk menjadi tenaga pelaksana pembukuan penyelia bidang akuntansi pada dunia usaha, lembaga pemerintah dan lembaga lainnya. Teknisi akuntansi yang profesional adalah teknisi akuntansi yang telah memenuhi standar kompetensi kerja nasional, internasional, dan standar khusus yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi dari lembaga sertifikasi profesi terakreditasi, yaitu kompetensi profesional yang pada awalnya memiliki standar pendidikan yang tinggi, diikuti oleh pendidikan khusus, pelatihan dan ompetensi dalam subjek-subjek relevan dan pengalaman kerja.

 

Aspek Eksternal dan Internal yang memengaruhi profesi Teknisi Akuntansi

Aspek Internal berasal dari dalam individu sendiri yaitu moral dan profesional.
Aspek Eksternal di antaranya .

  1. Berbuat Curang dar manajer atau pemberi kerja
  2. Bekerja sama antar rekan kerja.
  3. Bekerja sama antara pemilik perusahaan dan penarik pajak.
  4. Tekanan dari pihak lain.

Prinsip-Prinsip Etika Profesi Teknisi Akuntansi

  1. Tanggung jawab Profesi
  2. Kepentingan Publik
  3. Integritas
  4. Objektivitas
  5. Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional
  6. Kerahasiaan
  7. Perilaku Profesional
  8. Standar Teknis

Sistem informasi akuntansi pada suatu organisasi memiliki dua subsistem utama : sistem akuntansi manajemen dan sistem akuntansi keuangan. Sistem informasi akuntansi adalah suatu subsistem dari system informasi manajemen perusahaan secara keseluruhan.

Sistem akuntansi manajemen yaitu penyatuan bagian manajemen yang mencakup, penyajian dan penafsiran informasi yang digunakan untuk perumusan strategi, aktivitas perencanaan dan pengendalian, pembuatan keputusan, optimalisasi penggunaan sumber daya, pengungkapan kepada pemilik dan pihak luar, pengungkapan kepada pekerja, pengamanan asset guna menghasilkan informasi untuk pengguna internal, seperti manajer, eksekutif, dan pekerja.

Secara spesifik akuntansi manajemen mengidentifikasikan, mengumpulkan, mengukur, mengklasifikasikan, dan melaporkan informasi, yang bermanfaat bagi pengguna internal dalam merencanakan, mengendalikan, dan membuat keputusan. Bagian integral dari manajemen yang berkaitan dengan proses identifikasi penyajian dan interpretasi/penafsiran atas informasi yang berguna untuk:

  • Merumuskan strategi.
  • Proses perencanaan dan pengendalian.
  • Pengambilan keputusan.
  • Optimalisasi keputusan.
  • Pengungkapan pemegang saham dan pihak luar.
  • Pengungkapan entitas organisasi bagi karyawan.
  • Perlindungan atas asset organisasi.

Sedangkan akuntansi keuangan adalah bagian dari akuntansi yang berkaitan dengan penyiapan laporan keuangan untuk pihak luar, seperti pemegang saham, kreditor, pemasok, serta pemerintah. Prinsip utama yang dipakai dalam akuntansi keuangan adalah persamaan akuntansi (Aktiva = Kewajiban + Modal).

Akuntansi keuangan berhubungan dengan masalah pencatatan transaksi untuk suatu perusahaan atau organisasi dan penyusunan berbagai laporan berkala dari hasil pencatatan tersebut. Laporan ini yang disusun untuk kepentingan umum dan biasanya digunakan pemilik perusahaan untuk menilai prestasi manajer atau dipakai manajer sebagai pertanggungjawaban keuangan terhadap para pemegang saham.

Hal penting dari akuntansi keuangan adalah adanya Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang merupakan aturan-aturan yang harus digunakan didalam pengukuran dan penyajian laporan keuangan untuk kepentingan eksternal. Dengan demikian, diharapkan pemakai dan penyusun laporan keuangan dapat berkomunikasi melalui laporan keuangan ini, sebab mereka menggunakan acuan yang sama yaitu SAK. SAK ini mulai diterapkan di Indonesia pada 1994, menggantikan Prinsip-prinsi Akuntansi Indonesia tahun 1984.

Perbandingan antara akuntansi manajemen dan akuntansi keuangan dapat diklasifikasikan dalam beberapa faktor:

  1. Pengguna
  2. Pembatasan pada masukan dan proses
  3. Jenis Informasi
  4. Orientasi Waktu
  5. Tingkat agregasi
  6. Keluasan

demikian penjelasan tentang Etika Profesi Akuntansi semoga informasi ini dapat bermanfaat.

 

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai Software Akuntansi EASY atau Download Gratis dan Demo Software EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Halimahtun Sa’diyah

No. Telp           : 021-58908469

SMS/WA         :083877673377

Pin                   :D25BA557

Email              : marketing@easyaccountingsystem.co.id