MENGAKTIFKAN HARGA PEMBELIAN PER VENDOR

MENGAKTIFKAN HARGA PEMBELIAN PER VENDOR


Ini adalah sebuah fitur yang berfungsi untuk memunculkan harga pembelian di dalam transaksi agar saat kita input transaksi atau pembelian barang ,dengan memanggil  vendor yang telah disetting di barang akan muncul harga pembelian otomatis sesuai vendornya.

Adapun langkah – langkahnya adalah sebagai berikut :

Setting di barang yang ingin diatur harga pembeliannya di modul Persediaan, laluNew Picture

Pilih Barang ,Double klik barang yang ingin disetting harga pe mbeliannya / pilih button Ubah Pilih Tab HARGAPEMBELIAN.

New Picture (1)

  • Input Vendor/ Supplier  dan harga pembeliannya  di barang tersebut.
  • Save and Close / Simpan dan Keluar.
  • Ini  adalah hasil dari settingan harga beli per supplier , saat di barang tadi saya input supplier Sentosa Abadi dengan harga pembelian 2.000.000, dan  saat saya buat transaksi pembelian ketika saya pakai supplier Sentosa Abadi dan barang Panasonic ½ PK PCS muncul otomatis harganya 2.000.000

Membuat multi gudang di EAS Accounting

Saya akan menampilkan cara bagaimana membuat multi gudang pada perusahaan, disini anda dapat melihat step by step pembuatan gudang dengan terperinci melalui video tersebut.

Read more

Cara sinkronisasi EAS Mobile dengan server


Tutorial Sinkronisasi EAS Mobile G1


about2
Langkah pertama adalah menyambungkan EAS Mobile dengan komputer server.
1. Proses penambahan PORT pada modem internet anda
pertama – tama anda harus mengetahui ip internet di komputer anda, dengan cara :
klik START ketikcmd” di kolom search seperti pada gambar di bawah ini.

 

kemudian apabila commant promt (cmd) sudah terbuka ketik kan “ipconfig” tanpa tanda kutip  kemudian tekan ENTER, Dan akan muncul gambar seperti di bawah ini.

 

Catat IP internet yang di dalam kotak merah. IP anda adalah :  192.168.2.109. Kemudian daftarkan port baru di modem (contoh: TP-LINK) internet anda, dengan memasukan kode service port 3010 dan masukan 3 angka terakhir IP Address anda 109  kemudian centang kotak enable seperti gambar di bawah ini.

 

2. Proses aktifasi Fitur EAS Mobile Service.

kemudian pada buka software EAS 3 Accounting di komputer anda, pada menu ALAT BANTU – pilih EAS Mobile.

 

Keterangan:

– Masukan IP Address yang anda catat pada no.1

– Masukan port yang baru di daftarkan tadi yaitu 3010 pada no.2

– Pilih tombol aktifkan EAS Mobile service pada no.3

 


3. Proses setting IP dan PORT di perangkat android.

Langkah berikutnya open link www.whatmyip.co.id kemudian catat Ip yang tercantum dalam kotak merah pada gambar di bawah ini.

 

Selanjutnya open EAS Mobile yang sudah ter-install di perangkat android anda

– Pada menu utama klik SYNC.

– Masukan IP Address yang anda catat dari website www.whatismyip.com.

– Kemudian masukan juga Port yang sudah anda daftarkan pada modem anda yaitu 3010.

– Kemudian klik Connect.

– Tunggu sampai proses sincronisasi selesai.

 


4. Proses pengaturan perpindahan data ke android

Berikutnya pada layar komputer anda akan ada konfirmasi android anda sudah terkoneksi bertulisan READY pada tanda no.1yang berarti anda sudah dapat mengambil data dari pc server ke android anda.

 

Kemudian klik sinkroniasasi desktop mobile dan akan muncul gambar seperti di bawah ini.

 

Selanjutnya

– Centang pilih semua pada tanda no.1 (mengirim semua pelanggan ke android)

– Centang pilih semua pada tanda no.2 ( mengirim semua informasi tentang stok barang anda)

– Pilih perangkat pada tanda no.3 ( pilih perangkat android via IP)

– Klik Sinkronisasi pada tanda no .4 (proses pemindahan informasi ke android)

 


5. Proses pengiriman data

Tunggu proses pemindahan data akan seperti pada gambar di bawah ini.

    
Setelah selesai dan itu berarti proses pemindahan data dari PC server anda ke perangkat android sudah selesai.

Cara Input permintaan penjualan dan menambah customer baru di Easy Mobile Android

Easy Mobile Android
Apabila proses SYNC EAS mobile anda selesai, disini akan di ajarkan bangaimana cara pengimputan SO atau permintaan penjualan. Sebelum anda melakukan pengimputan SO anda terlebih dahulu harus menginput customer baru apabila di list customer anda belum terdaftar nama customer tersebut.

  • Berikut cara – cara mengimput customer baru di EAS Mobile:

 

  1. Buka EAS Mobile G1 anda
  2. Kemudian pada menu pojok kiri atas klik add customer (tambah pelanggan).
  3. Kemudian isikan informasi mengenai customer baru anda.
  4. setelah selesai klik centang yang ada di pojok kanan atas.
  • Berikut cara – cara membuat pesanan penjualan (Sales Order)

Setelah selesai menambah pelanggan baru, saatnya membuat pesanan anda (Sales Order) dengan langkah -langkah sebagai berikut:

 

 

  1. Buka EAS Mobile G1 anda.
  2. Pada menu atas kiri klik add order (Tambah pesanan).
  3. Masukan kolom – kolom dengan informasi pesanan anda.
  4. Item stok dan nama customer harus terdaftar di Android anda untuk dapat membuat permintaan penjualan (SO)
  5. Setelah selsai klik centang yang ada di pojok kanan atas.

Setelah selesai membuat permintaan penjualan baru atau SO saat nya data tadi di Export atau dikirim ke bagian pemasaran di kantor anda untuk di proses lebih lanjut. Berikut langkah langkah nya:

 

 

  1. Buka EAS Mobile G1 anda.
  2. Pada menu atas kiri klik Export Data.
  3. Anda akan melihat list permintaan penjualan (S0) yang sudah anda buat tadi, tanggal, nomor order dan nama pembeli akan tertera.
  4. beri tanda centang pada list order yang ingin anda kirim untuk di proses.
  5. kemudian klik tanda mail box pojok kanan atas.
  6. Berikutnya isi nama email dan informasi lainya pada kolom yang tersedia.
  7. kemudian klik send, anda akan di alihkan ke akun email anda, pilih email anda.
  8. Masukan akun email yang ingin anda kirimkan data pesanan penjualan.
  9. klik send selesai.

Cukup mudah dan praktis bukan. Untuk Fitur EAS Mobile ini akan trus di lakukan Update dan pembaharuan.

EAS mobile juga akan sinkronisasi dengan software akuntansi EASY3. Jadi antara EAS mobile dengan software akuntansi EASY3 akan ada terkaitan, dan dibutuhkan admin untuk memaprove SO dari EAS mobile tersebut ke Software akuntansi EASY3

New Feature EABT (Exclusive Access for Branch Transaction)

EABT (Exclusive Access for Branch Transaction)

EABT adalah fitur yang berfungsi sebagai pembatasan transaksi antar cabang yang dilakukan oleh pengguna dalam suatu sistem. Hal itu berarti pengguna satu dengan lainnya yang berbeda cabang, tidak akan bisa melakukan aktifitas atau dibatasi hak aksesnya terhadap transaksi yang dibuat masing-masing pengguna dan sebaliknya, jika pengguna satu dengan yang lainnya sama cabang, bisa melakukan aktifitas atau tidak dibatasi hak aksesnya terhadap transaksi yang dibuat masing-masing pengguna.

 

 


 

7 tipe pengguna yang dapat digunakan pada fitur EABT adalah sebagai berikut :

 

  • Administrator

Dapat mengakses aktifitas lihat pada daftar, edit dan hapus semua transaksi yang dibuat setiap User, Supervisor dan Administrator di semua cabang.

  • Supervisor dengan cabang

Dapat mengakses aktifitas lihat pada daftar, edit dan hapus semua transaksi yang dibuat setiap User dan Supervisor di cabang yang sama.

  • Supervisor tanpa cabang

Dapat mengakses aktifitas lihat pada daftar, edit dan hapus semua transaksi yang dibuat setiap User, Supervisor dan Administrator tanpa cabang.

  • User dengan cabang dan izin akses cabang

dapat mengakses aktifitas lihat pada daftar, edit dan hapus semua transaksi yang dibuat setiap User dan Supervisor di cabang yang sama.

  • User tanpa cabang dan izin akses cabang

Dapat mengakses aktifitas lihat pada daftar, edit dan hapus semua transaksi yang dibuat setiap User, Supervisor dan Administrator tanpa cabang.

  • User dengan cabang dan tanpa izin akses cabang

Dapat mengakses aktifitas lihat pada daftar, edit dan hapus semua transaksi yang hanya dibuat User itu sendiri.

  • User tanpa cabang dan tanpa izin akses cabang

Dapat mengakses aktifitas lihat pada daftar, edit dan hapus semua transaksi yang dibuat setiap User, Supervisor dan Administrator tanpa cabang.

 


 

Langkah-langkah untuk mengaktifkan fitur EABT pada program EAS3 adalah sebagai berikut:

  1. Pilih menu Alat Bantu lalu klik Preferensi
  1. Pilih Fitur lalu centang pilihan Aktifkan EABT (Exclusive Access for Branch Transaction) dan Gunakan kode transaksi per User.
  2. Setelah fitur EABT (Exclusive Access for Branch Transaction) diaktifkan, pengaturan cabang (branch) di Master Data telah tersedia.
  3. Pilih menu Daftar, pilih Master Data lalu klik Cabang.
  4. Daftarkan nama cabang yang akan disertakan ke dalam sistem. Klik baru, masukkan kode cabang dan nama cabang, lalu klik Simpan dan Keluar.Setelah cabang telah didaftarkan, maka cabang dapat digunakan kepada masing-masing user atau pengguna di daftar user atau pengguna.
  5.  Pilih Menu utama, pilih pengguna lalu klik Tambah Pengguna.Terdapat 3 level pengguna, yaitu : Administrator, Supervisor dan User
    1. Administrator

    Administrator adalah level yang paling tinggi, semua aktifitas yang tersedia dapat dilakukan dan termasuk aktifitas dan kontrol terhadap semua cabang, jadi tidak ada pengaturan cabang di level ini, hanya ada penambahan kode transaksi untuk keperluan transaksi yang dilakukan oleh pengguna level Administrator.

    2.  Supervisor

    Supervisor adalah level dibawah Administrator dan diatas User. Aktifitas di level ini dapat dibatasi dan pengaturan cabang dapat ditentukan beserta kode transaksi-nya.

    3.  User

    User adalah level yang paling bawah. Aktifitas di level ini dapat dibatasi dan pengaturan cabang dapat ditentukan beserta kode transaksi-nya. Terdapat lagi pembatasan di dalam fitur EABT, yaitu izinkan akses transaksi cabang di setiap aktifitas modul-modul di dalam

  6. Klik tombol Baru untuk membuat user atau pengguna baru.
  7. Aktivasi fitur EABT telah selesai sampai dengan pendaftaran user atau pengguna baru yang disertakan dengan cabang dan kode transaksi masing-masing. Semua cabang dan rinci nya dapat dilihat kembali di daftar cabang.
Pilih menu Daftar, pilih Master Data lalu klik Cabang.

Keterangan pada gambar diatas adalah tampilan pada daftar Cabang secara rinci setelah semua user atau pengguna telah didaftarkan.

Jika di klik cabang Jakarta, maka sebelah kanan di daftar pengguna-nya akan menampilkan pengguna di cabang Jakarta, begitu juga jika klik cabang Bandung, maka akan menampilkan pengguna di cabang Bandung.

Jika user atau pengguna yang tidak mempunyai cabang, akan ditampilkan pada bagian kolom daftar pengguna induk.

Tutorial EABT (Exclusive Access for Branch Transaction)

 

— Cabang Jakarta (JKT)

Ket :

Sesuaikan hak akses masing-masing pengguna dengan memperhatikan Masuk Sebagai (untuk login), Nama, Level Pengguna, Cabang, Kode Transaksi (Cabang), Kata Sandi, Modul-modul yang diberikan hak akses dan Izinkan Akses Transaksi Cabang.

 

— Cabang Semarang (SMG)

. . .

Input Sales Invoice oleh pengguna : Admin Jakarta – 2

 

Ket :

Saat membuat Sales Invoice oleh Admin Jakarta – 2, nampak nomor kode otomatis “ADM-JKT2” disambung dengan kode Sales Invoice-nya.

 

— Daftar Sales Invoice oleh Admin Jakarta – 2

Ket :

Daftar Sales Invoice menampilkan transaksi yang dibuat oleh Admin Jakarta – 2, sesuai dengan hak akses yang diberikan, daftar yang ditampilkan hanya transaksi yang dibuat oleh Admin Jakarta – 2 dan semua transaksi yang se-cabang, karena juga diberikan “Izinkan Transaksi Cabang”. Transaksi yang tidak dapat ditampilkan adalah transaksi yang dibuat oleh Administrator dan pengguna dengan cabang yang berbeda.

 

— Daftar Sales Invoice oleh Admin Semarang – 2

Ket :

Daftar Sales Invoice tidak menampilkan transaksi, walaupun ada transaksi Sales Invoice yang dibuat dibuat oleh Admin Jakarta – 2. Daftar tidak ditampilkan karena Admin Semarang – 2 dan Admin Jakarta – 2 berbeda cabangnya.

 

— Daftar Sales Invoice oleh Administrator

 

Ket :

Daftar Sales Invoice menampilkan semua transaksi yang dibuat oleh semua pengguna karena Administrator adalah tingkatan yang paling tinggi hak aksesnya.

 

. . .