IFRS, Primadona Yang Mengguncang Ekonomi Dunia

Hasil gambar untuk tujuan ifrs

IFRS, Primadona Yang Mengguncang Ekonomi Dunia

IFRS – Setiap perusahaan maupun lembaga-lembaga membutuhkan suatu laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan salah satu sumber informasi serta media penting ang digunakan oleh para pengelola perusahaan dalam proses pengambilan keputusan untuk mengetahui informasi yang menyangkut posisi keuangan. Laporan keuangan perusahaan lazim diterbitkan secara periodik, bisa tahunan, semesteran, triwulan, bulanan, bahkan bisa harian dan sebaiknya sesuai dengan standar yang berlaku. Laporan keuangan ini sudah menjadi kebutuhan para pengusaha, investor, manajemen, bank, pemerintah maupun pelaku pasar modal.

Laporan keuangan adalah laporan yang berisi informasi keuangan sebuah organisasi. Laporan keuangan yang diterbitkan oleh perusahaan merupakan hasil proses akuntansi yang dimaksudkan sebagai sarana mengkomunikasikan informasi keuangan terutama kepada pihak eksternal. Laporan keuangan bagi pihak manajemen perusahaan berfungsi sebagai laporan pertanggung jawaban keuangan pada pemilik modal. Bagi pemilik modal, laporan keuangan berfungsi untuk mengevaluasi kinerja manajer perusahaan selama satu periode. Dengan adanya laporan keuangan ini, manajer perusahaan akan bekerja semaksimal mungkin agar kinerjanya dinilai baik.

Laporan keuangan memiliki standar yang harus dipenuhi. Adapun standar yang saat ini banyak digunakan yakni GAAP (Generally Accepted Accounting Principles) yang merupakan standar yang digunakan oleh Amerika Serikat dan IFRS (International Financial Accounting Standard) yang merupakan Standar Pelaporan Keuangan Internasional yang digunakan oleh negara-negara di Eropa. Dalam kesempatan ini penulis akan membahas mengenai IFRS.

IFRS merupakan standar akuntansi internasional yang diterbitkan oleh International Accounting Standard Board (IASB). Standar Akuntansi Internasional (International Accounting Standards/IAS) disusun oleh empat organisasi utama dunia yaitu Badan Standar Akuntansi Internasional (IASB), Komisi Masyarakat Eropa (EC), Organisasi Internasional Pasar Modal (IOSOC), dan Federasi Akuntansi Internasioanal (IFAC).

TUJUAN IFRS

Tujuan IFRS adalah memastikan bahwa laporan keuangan dan laporan keuangan interim perusahaan untuk periode-periode yang dimaksud dalam laporan keuangan tahunan, mengandung informasi berkualitas tinggi yang:

  1. Transparan bagi para pengguna dan dapat dibandingkan sepanjang periode yang disajikan.
  2. Menyediakan titik awal yang memadai untuk akuntansi yang berdasarkan pada IFRS.
  3. Dapat dihasilkan dengan biaya yang tidak melebihi manfaat untuk para pengguna.

Secara garis besar ada empat hal pokok yang diatur dalam standar akuntansi :

1.      Definisi elemen laporan keuangan atau informasi lain yang berkaitan.

Definisi digunakan dalam standar akuntansi untuk menentukan apakah transaksi tertentu harus dicatat dan dikelompokkan ke dalam aktiva, hutang, modal, pendapatan dan biaya.

2.      Pengukuran dan penilaian.

Pedoman ini digunakan untuk menentukan nilai dari suatu elemen laporan keuangan baik pada saat terjadinya transaksi keuangan maupun pada saat penyajian laporan keuangan (pada tanggal neraca).

3.      Pengakuan

Merupakan kriteria yang digunakan untuk mengakui elemen laporan keuangan sehingga elemen tersebut dapat disajikan dalam laporan keuangan.

4.      Penyajian dan pengungkapan laporan keuangan

Komponen keempat ini digunakan untuk menentukan jenis informasi dan bagaimana informasi tersebut disajikan dan diungkapkan dalam laporan keuangan. Suatu informasi dapat disajikan dalam badan laporan (Neraca, Laporan Laba/Rugi) atau berupa penjelasan (notes) yang menyertai laporan keuangan

Kerangka Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Berdasar IFRS

Elemen Laporan Keuangan

1.      Neraca

2.      Laporan Laba Komperhensif

3.      Laporan Perubahan Ekuitas

4.      Laporan Arus Kas

5.      Catatan Atas Laporan Keuangan

6.      Laporan Posisi Keuangan pada Perioda Komparatif

Basis Pengukuran

1.      Biaya Perolehan

2.      Biaya Kini

3.      Nilai Realisasi dan Penyelesaian

4.      Nilai Sekarang.

Untuk mendukung kegiatan perusahaan dalam tujuan untuk mencapai laporan keuangan yang sesuai dengan standar yang ditetapkan diperlukan software akuntansi yang mumpuni. Dewasa ini sudah banyak perusahaan software akuntansi yang memenuhi kebutuhan perusahaan. Perusahaan sudah dimanjakan dengan fitur-fitur menu yang beragam. Tahun 2016 ini merupakan tahun pertama diberlakukan MEA (Masyarakat Ekonomi Asia) yang berarti perusahaan harus berlomba-lomba memperbaiki sistem pembuatan laporan keuangannya semutakhir mungkin, pembahasan lebih lanjut mengenai hal ini bisa klik disini.

 

 

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *