Faktur Pajak, e-Faktur Pajak dan Software Akuntansi

Faktur Pajak, e-Faktur Pajak dan Software Akuntansi

e-Faktur dalam Software Akuntansi

Beberapa bulan ini, marak di beritakan tentang penegakan hukum kepada komplotan faktur pajak fiktif/tidak sah. Bagi sebagian masyarakat tentu dalam benaknya muncul pertanyaan, apa sih faktur pajak itu? Kenapa disebut faktur pajak tidak sah atau fiktif? Atau kenapa diserahkan ke kejaksaan? Hubungannya apa dengan judul diatas?  Dalam artikel ini kami mencoba sedikit membahas tentang faktur pajak dan e-faktur pajak.

e-Faktur

Apa sih faktur pajak itu?
Faktur Pajak adalah bukti pungutan pajak yang dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak (BKP) atau penyerahan Jasa Kena Pajak (JKP) atau bukti pungutan pajak karena impor BKP yang digunakan oleh Ditjen Bea dan Cukai.

Melihat fungsinya, sebagai pengurang jumlah PPN yang seharusnya disetor oleh Penjual BKP dan/atau JKP, Faktur Pajak banyak disalahgunakan, diantaranya: Penerbitan Faktur Pajak oleh WP non PKP yang tidak berhak menerbitkan, faktur pajak fiktif, faktur pajak ganda, dan sebagainya. Pelanggaran tersebut masuk kedalam kategori tindak pidana perpajakan. Maka dari itu, para komplotan faktur pajak tidak sah itu diserahkan ke Kejaksaan.
Banyak pihak dirugikan oleh penyalahgunaan Faktur Pajak itu, maka untuk mengatasi penyalahgunaan Faktur Pajak tersebut, DJP meluncurkan elektronik faktur pajak atau yang disingkat e-Faktur Pajak (e-faktur).

E-Faktur Pajak adalah Faktur Pajak yang dibuat melalui aplikasi/sistem elektronik yang ditentukan dan/atau disediakan oleh DJP.

Bagi PKP yang akan menggunakan e-Faktur Pajak harus memiliki sertifikat elektronik dan tentunya seperangkat komputer dan koneksi internet.

Sertifikat Elektronik adalah sertifikat yang bersifat elektronik yang memuat Tanda Tangan Elektronik dan identitas yang menunjukkan status subjek hukum para pihak dalam Transaksi Elektronik yang dikeluarkan oleh penyelenggara sertifikasi elektronik.

Berikut langkah-langkah untuk mendapat sertifikat elektronik:

  1. PKP dapat memperoleh sertifikat elektronik dengan cara mengajukan permohonan ke KPP tempat PKP dikukuhkan dengan menyampaikan “Surat Permintaan Sertifikat Elektronik” dan “Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertifikat Elektronik”, lalu petugas akan memandu prosedur berikutnya.
  2. Surat Permintaan Sertifikat Elektronik dan Surat Pernyataan Persetujuan Penggunaan Sertifikat Elektronik ditandatangan & disampaikan oleh pengurus PKP yang bersangkutan secara langsung ke KPP tempat PKP dikukuhkan.
  3. Penandatanganan & penyampaian permintaan sertifikat elektronik dilakukan sendiri oleh pengurus  & tidak boleh dikuasakan.
  4. Pengurus adalah orang yang nyata-nyata mempunyai wewenang ikut menentukan kebijaksanaan dan/atau mengambil keputusan dalam menjalankan perusahaan sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang KUP dan Nama Pengurus tercantum di SPT Tahunan PPh Badan tahun pajak sebelum tahun diajukannya surat permintaan tersebut.
  5. Ketika menyampaikan permohonan tersebut, pengurus harus menunjukkan KTP dan KK Asli, serta menyerahkan Fotokopiannya. Pengurus juga wajib menyampaikan softcopy pas foto terbaru yang disimpan dalam CD sebagai kelengkapan surat  permintaan sertifikat elektronik.
  6. Seluruh persyaratan di atas disampaikan ke Petugas Khusus di Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) di KPP tempat PKP dikukuhkan.
  7. Bagaimana jika PKP ingin menggunakan e-Faktur Pajak sebelum 1 Juli 2015? PKP dapat mengajukan permohonan ke KPP tempat PKP dikukuhkan.
  8. PKP yang telah ditunjuk sebagai PKP yang wajib menggunakan e-Faktur tidak diperkenankan lagi untuk membuat Faktur Pajak berbentuk kertas.

Manfaat e-Faktur

Manfaat e-Faktur untuk PKP adalah mempermudah pelaporan pajak karena dapat dilakukan secara real time dan terprogram. Manfaat lain bagi PKP yang menggunakan e-Faktur adalah dari segi kenyamanan yaitu tanda tangan basah digantikan tanda tangan elektronik, e-Faktur Pajak tidak harus dicetak, aplikasi e-Faktur Pajak juga untuk membuat SPT Masa PPN sehingga PKP tidak perlu lagi membuatnya secara tersendiri, dan PKP dapat meminta nomor seri faktur pajak melalui situs pajak dan tidak perlu lagi datang ke KPP.Sedangkan untuk DJP, manfaat e-faktur adalah untuk mempermudah pengawasan pajak terutama pajak PPN. Tujuan utama dari pemberlakuan e-Faktur adalah agar pemungutan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan transaksi mudah dicek silang sekaligus proteksi bagi PKP dari pengkreditan Pajak Masukan yang tidak sesuai ketentuan.

EASY Accounting Software dan e-Faktur

E-Faktur adalah kebijakan terbaru yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak. Kebijakan ini tentunya berpengaruh bagi anda pengguna software akuntansi, termasuk Software Akuntansi EASY Accounting Software. Mungkin anda akan bertanya, apakah Software Akuntansi EASY dapat terintegrasi dengan aplikasi e-Faktur dari Dirjen Pajak?

Jawabannya sudah pasti “BISA” karena EASY Accounting Software mampu mengikuti teknologi yang terus berkembang serta mampu berinovasi lebih tinggi dari Software Akuntansi yang lainnya

Sangat praktis bukan? EASY Accounting Software mempermudah anda dalam pencatatan transaksi jual-beli perusahaan termasuk pencatatan pajak. Jadi bagi anda yang sudah menggunakan, atau belum, EASY Accounting Software sebaiknya anda nikmati kemudahan ini. Karena belum tentu faktur pajak aplikasi lain dapat diinput ke dalam aplikasi e-faktur dari Dirjen Pajak.

Berikut Tutorial e-Faktur Menggunakan EASY 3 Accounting Software:
Jadi, beralihlah dengan menggunakan EASY Accounting Software untuk membantu pekerjaan anda semakin mudah, efisien dan efektif serta hasilnya dapat dipertanggung jawabkan.

Untuk Informasi Lebih Lanjut mengenai  EASY Accounting Software yang cocok dengan Perusahaan Anda atau Demo  EASY di Kantor Anda, Silahkan Menghubungi :

Saifullah
Mall Ambassador Lt. 1 No. 40
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav 8 Kuningan, Jakarta Selatan
Telp : 021-57939608/09
SMS  : 0838 74857532

Email Sales :
Samudra@easyambassador.com

Email : Marketing@easyambassador.com

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *